Dicurhati
Kalau saya dicurhati teman ihwal galau hati gara-gara percintaan dan saat itu saya lagi nggak ada kemauan buat memberi solusi, malas mendengarkan. Maka saya cuma bisa memberi jawaban diplomatis begini, “Duh, saya sudah lupa gimana rasanya galau masalah cinta. Saat ini saya sudah mencapai titik di mana galau itu cuma seputaran kalau anak nggak mau makan atau setoran bulanan ke bini kurang.”
Lantas doi yang mau curhat pun melipir dengan sendirinya. Karena kalau mau maksain pun solusi yang dituai boleh jadi malah menyesatkan. Solusi terbaik selalu datang dari pendengar yang baik.
Salam suffer!


